TCP/IP layer mode

14 09 2008

Model TCP/IP
Arsitektur protokol yang digunakan oleh Internet dan jaringan komersial lainnya
Terdiri dari 4 layer:
Data link layer
Network layer
Transport layer
Application layer

Data Link Layer
Sebenarnya bukan bagian dari TCP/IP suite.
Proses pengiriman dan penerimaan packet untuk layer ini dapat dilakukan oleh software device driver dari network card/adapter yang digunakan.
Layer ini juga termasuk physical layer, yang terdiri dari komponen fisik seperti hub, repeater, kabel jaringan (UTP, fibre, coaxial), network cards, network connectors (RJ-45, BNC, dll) dan spesifikasi untuk sinyal (level voltase, frekuensi, dll)

Network Layer
Awalnya network layer ditujukan untuk mengirimkan packet antar host di sebuah jaringan, contoh X.25
Pengembangan ke Internetworking, dimana jalur pengiriman packet dari sumber ke tujuan melalui jaringan-jaringan lainnya (routing)
Beberapa protokol bagian dari IP yaitu ICMP (menyediakan informasi dianostik untuk pengiriman packet IP), IGMP (mengelola data multicast), protokol routing seperti BGP, OSPF dan RIP

Transport Layer
Menyediakan layanan pengiriman pesan dari ujung ke ujung yang dapat dikategorikan sebagai:
Connection-oriented: TCP (byte-oriented) dan SCTP(stream-oriented)
Connectionless: UDP dan RTP (datagram)

Application Layer
Layer ini mencakup presentation dan session layer dari model OSI, dimana layanan dari layer-layer tersebut disediakan melalui libraries
Data user yang akan dikirimkan melalui jaringan diterima melalui application layer, baru kemudian diteruskan ke layer dibawahnya, yaitu transport layer.
Setiap aplikasi yang menggunakan TCP atau UDP, membutuhkan port sebagai identitas aplikasi tersebut. Contoh: port untuk HTTP adalah 80, port untuk FTP adalah 21
Port numbers (16 bit) digunakan oleh TCP atau UDP untuk membedakan setiap proses yang menggunakan layanan mereka
Well known ports: 0 s/d 1023 dipesan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA) ? tidak bisa digunakan secara bebas
Registered ports: 1024 s/d 49151 ? tidak dikontrol oleh IANA tapi tidak bisa digunakan secara bebas karena sudah direserve oleh sistem komputer
Dynamic atau private atau ephemeral (short-lived) ports: 49152 s/d 65535 ? bisa digunakan user secara bebas





OSI layer model

14 09 2008

Model OSI

Physical Layer
Menangani pengiriman bit-bit data melalui saluran komunikasi
Memastikan jika entiti satu mengirimkan bit 1, maka entiti yang lain juga harus menerima bit 1
Fungsi utama untuk menentukan
berapa volt untuk bit 1 dan 0
berapa nanoseconds bit dapat bertahan di saluran komunikasi
kapan koneksi awal dibuat dan diputuskan ketika dua entiti selesai melakukan pertukaran data
jumlah pin yang digunakan oleh network connector dan fungsi dari setiap pin
Contoh: token ring, IEEE 802.11
Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah hub, repeater, network adapter/network interface card, dan host bus adapter (digunakan di storage area network)

Data Link Layer
Menyediakan prosedur pengiriman data antar jaringan
Mendeteksi dan mengkoreksi error yang mungkin terjadi di physical layer
Memiliki address secara fisik yang sudah di-kode-kan secara langsung ke network card pada saat pembuatan card tersebut (disebut MAC Address)
Contoh: Ethernet, HDLC, Aloha, IEEE 802 LAN, FDDI
Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah bridge dan layer-2 switch

Network Layer
Menentukan prosedur pengiriman data sekuensial dengan berbagai macam ukuran, dari sumber ke tujuan, melalui satu atau beberapa jaringan, dengan tetap mempertahankan Quality of Service (QoS) yang diminta oleh transport layer
Fungsi:
Routing: menentukan jalur pengiriman dari sumber ke tujuan, bisa statik (menggunakan tabel statik yang cocok untuk jaringan yang jarang sekali berubah) atau dinamis (menentukan jalur baru untuk setiap data yang dikirimkan)
Pengendalian kongesti (kemacetan pada proses pengiriman data)
Mempertahankan QoS (delay, transit time, jitter, dll)
Menyediakan interface untuk jaringan-jaringan yang berbeda agar dapat saling berkomunikasi
Contoh: Internet Protocol (IP)
Perangkat yang beroperasi di layer ini adalah router dan layer-3 switch

Transport Layer
Menerima data dari layer diatasnya, memecah data menjadi unit-unit yang lebih kecil (sering disebut packet), meneruskannya ke network layer dan memastikan semua packets tiba di ujung penerima tanpa ada error
Layer ini harus melakukan proses diatas secara efisien dan memastikan layer diatas tidak terpengaruh terhadap perubahan teknologi hardware
Fungsi:
Flow control
Segmentation/desegmentation
Error control
Contoh: Transmission Control Protocol (TCP), User Datagram Protocol (UDP), Stream Control Transmission Protocol (SCTP)

Session Layer
Mengijinkan user-user yang menggunakan mesin yang berbeda untuk membuat dialog (session) diantara mereka
Fungsi:
Pengendalian dialog: memantau giliran pengiriman
Pengelolaan token: mencegah dua pihak untuk melakukan operasi yang sangat kritis dan penting secara bersamaan
Sinkronisasi: menandai bagian data yang belum terkirim sesaat crash pengiriman terjadi, sehingga pengiriman bisa dilanjutkan tepat ke bagian tersebut

Presentation Layer
Mengatur tentang syntax dan semantics dari data yang dikirimkan
Manipulasi data seperti MIME encoding, kompresi, dan enkripsi dilakukan di layer ini

Application Layer
Sangat dekat dengan user
Menyediakan user interface ke jaringan melalui aplikasi
Contoh protokol aplikasi yang banyak digunakan: hypertext transfer protocol (HTTP) yang digunakan di world wide web, file transfer protocol (FTP) untuk pengiriman file antar komputer, simple mail transfer protocol (SMTP) untuk email





kamus istilah jaringan komputer

14 09 2008

http://www.pu.go.id/infostatistik/katalog/jaringan%20komputer.htm





regula false

10 09 2008

uses crt;
var
a,b,c,k:real;
fa,fb,fc:real;
n:integer;

begin
clrscr;
writeln (‘f(x)=2e^x-2x-8′);
n:=0;
repeat
write (‘masukan a0=’); readln(a);
fa:=(2*exp(a))-(2*a)-8;
writeln(‘f(‘,a:0:2,’)=’,fa:0:2);

write (‘masukan b0=’); readln(b);
fb:=(2*exp(b))-(2*b)-8;
writeln(‘f(‘,b:0:2,’)=’,fb:0:2);
until (fa*fb<0);

writeln(‘———————————-’);
writeln(‘n an bn cn fc’);
writeln(‘———————————-’);

repeat
c:=(b-((b-a)*fb))/(fb-fa);
fc:=(2*exp(c))-(2*c)-8;
write(n,’ ‘);
write(a:0:3,’ ‘);
write(b:0:3,’ ‘);
write(c:0:3,’ ‘);
writeln(fc:0:3,’ ‘);
if fc<0 then a:=c;
fa:=(2*exp(a))-(2*a)-8;
n:=n+1;
k:=abs(fc);
until k<0.001;
readln;

end.





program bisection bolzano

10 09 2008

uses crt;
var
a,b,c,k:real;
fa,fb,fc:real;
n:integer;

begin
clrscr;
writeln (‘f(x)=2e^x-2x-8′);
n:=0;
repeat
write (‘masukan a0=’); readln(a);
fa:=(2*exp(a))-(2*a)-8;
writeln(‘f(‘,a:0:2,’)=’,fa:0:2);

write (‘masukan b0=’); readln(b);
fb:=(2*exp(b))-(2*b)-8;
writeln(‘f(‘,b:0:2,’)=’,fb:0:2);
until (fa*fb<0);

writeln(‘———————————-’);
writeln(‘n an bn cn fc’);
writeln(‘———————————-’);

repeat
c:=(a+b)/2;
fc:=(2*exp(c))-(2*c)-8;
write(n,’ ‘);
write(a:0:3,’ ‘);
write(b:0:3,’ ‘);
write(c:0:3,’ ‘);
writeln(fc:0:3,’ ‘);
if fc<0 then a:=c
else b:=c;
n:=n+1;
k:=abs(fc);
until k<0.001;
readln;

end.





Assalamualaikum!

10 09 2008

assalam

Ini webblog saya yang pertama. mohon sering-sering di kunjungi ya!!!








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.